SosIkan: Inovasi Baru Sosis Siap Makan Finna

oleh | Sep 3, 2019 | Makanan dan Minuman | 0 Komentar

Sosis Siap Makan: Pengantar

Sebelum mengulas SosIkan Finna mari kita bahas apa itu sosis siap makan. Sosis siap makan atau yang dikenal sebagai ready-to-eat sausage merupakan salah satu bentuk dari sosis yang dijual secara terbuka di Indonesia. Produk berjenis sosis siap makan yang pertama kali dikenal di pasaran Indonesia  adalah produk Sozzis yang merupakan spinoff dari produk chicken nugget terkemuka So Good.

Pada awalnya produk Sozzis memiliki dua varian rasa, yaitu rasa Ayam yang memiliki bungkus warna hijau dan rasa Sapi yang memiliki bungkus warna biru. Kemudian, Sozzis menambah varian Fill-O yang berisi saus pedas dan saus keju. Kemunculan produk sosis siap makan dari Sozzis diikuti oleh produk-produk serupa dari produsen sosis terkemuka lainnya. Dua diantaranya adalah sosis siap makan Reddi dari Kimbo dan dan sosis mini “Sosis Ayam Kombinasi Rasa Sapi” dari Vigo.

Fun Fact

SosIkan Finna In A Nutshell

SosIkan dari Finna adalah sebuah promosi Gemarikan yang diinisiasi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi dan dilanjutkan Susi Pudjiastuti. Sebelum menjadi menteri, Freddy Numberi merupakan purnawirwan Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Laut berpangkat Laksamana Madya. Susi Pudjiastuti merupakan pengusaha dalam industri dirgantara dan perikanan.

Analisis Fisik

SosIkan memiliki dua varian rasa, yaitu rasa original  dan rasa rumput laut. Saya hanya akan mengulas rasa original. Kemasan sosis ini tidak jauh berbeda dengan sosis siap makan pada umumnya. Perbedaan terletak pada ukuran yang lebih tipis dan kapasitas yang sedikit lebih banyak dalam satu stoples plastik. Satu stoples plastik terdapat lebih kurang 24 bungkus sosis. Harga jual satuan SosIkan sangat terjangkau, yaitu Rp1000.

Analisis Rasa

Bahan utama  yang digunakan dalam pembuatan sosis ini adalah surimi. Surimi pada SosIkan memiliki rasa sedikit berbeda dari surimi yang biasa digunakan untuk pengganti daging kepiting di seafood beku. Rasa surimi ternyata lebih tajam dari pada surimi pada umumnya. Hal ini disebabkan oleh tambahan tepung terigu dan tepung tapioka. Jika diperhatikan seksama warna pada sosis ini tidak jauh berbeda dengan warna sosis ayam. Pada saat dimakan perlahan, sosis ini memiliki tekstur lebih kenyal dari sosi sejenis lainnya.

Kesimpulan

SosIkan merupakan produk alternatif yang bisa dan mampu bersaing dengan sosis siap makan mainstream.  SosIkan mampu mengeluarkan nuansa Nusantara dan nuansa ‘maritim’ yang tidak dimiliki para pesaingnya, seperti Sozzis atau Reddi.

Berdasarkan varian rasa, SosIkan tidak bersaing langsung dengan sosis siap makan Ayam dan Sapi yang mendominasi pasar. Lagi pula, jika membandingkan kelezatan rasa dengan Sozzis maupun SoNice, SosIkan masih di bawah meraka. Kandungan tepung SosIkan yang lebih sedikit daripada kedua sosis tersebut belum bisa menandingi kelezatannya.

Dimensi fisik yang lebih kecil dari kebanyakan sosis siap makan juga menjadi titik lemah dari sosis ini. Dimensi fisik yang ada secara langsung mempengaruhi isi produk. Kelebihan yang dapat saya temukan dari sosis ini adalah harga jual satuan yang murah, yaitu Rp1,000. Harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan produk pesaing yang memiliki harga lebih mahal, yaitu antara  Rp2,500 hingga Rp. 3,000.

Kelebihan
  • Harga lebih murah daripada produk serupa lainnya
  • Promosi gerakan Gemarikan
Kekurangan
  • Kelezatan rasa kurang daripada produk serupa lainnya
  • Kemasan lebih kecil daripada produk serupa lainnya

Nilai Keseluruhan

FM Aditomo

FM Aditomo

Kontributor